Referensi atau daftar acuan dalam sebuah penulisan karya ilmiah merupakan hal yang penting keberadaannya. Karena itu, penulisan daftar acuan juga memilki tata cara / standard tertentu. Terdapat beragam tata cara penulisan daftar acuan, diantaranya adalah harvard, vancouver, dan yang lainnya. Berikut ini dipaparkan tata cara penulisan daftar acuan harvard system yang dimodifikasi dengan istilah chicago style.
Daftar acuan memuat secara berturut - turut sebagai berikut :
1. Nama penulis atau penulis - penulis
2. Tahun penulisan
3. Judul penulisan/dokumen dan sebagainya
4. Di mana tulisan tersebut dimuat di buku (buku, majalah , internet, surat kabar, dll)
5. Penerbit tulisan (nama penertbit, organisasi yang menerbitkan, dan sebagainya)
6. Kota dan negara penerbit (dalam chicago style cukup ditulis kota dan nama penerbit, tanpa negara)
7. Untuk majalah, tidak perlu ditulis nama penerbit.
Berikut contoh penulisannya :
1. Artikel dalam Jurnal
Chen,G., and R.Ezraty. 1999. Variations of southern ocean sea level and its possible relation
with Antarctic sea ise. Int.J.Rem.Sens. 20(1):31-47
2. Buku
Keates, J.A. 1973. Cartographic Design and Production. London: Longmans
3. Artikel dari Proceeding
Bergin, A, and D. Lawrence. 1993. A boriginal and Torres Strait Islander Interests in the Great Barrier Reef Marine Park. In Proceeding turning the tide : Indigenous sea right. Townvilee : Northern Territory University Law School
4. Internet
Australian Surveying and Land Information Group. 1995. Product and Services. http://www.auslig.gov.au.welcome.htm
PEDOMAN MENGUTIP SUMBERINFORMASIDALAM TEKS
3.1 Kutipan(Citation)
Jika dalam text(tulisan) Anda mengutip informasi,pandangan maupun pendapat sesorang
penulis lainnya,maka nama penulis dicantumkan dengan tahun publikasinya dalam tanda kurung.
Nama penulis ini harus masuk dalam Daftar Acuan.
Contoh:
“….focus penelitian Dahuri (1983) pada pemberdayaan masyarakat………”
Kalau nama tidak dipakai dalam teks, tetapi mengacu kepada tulisan penulisnya,maka nama
dan tahun dari tulisan ditulis dalam kururng pada akhir kalimat.
Contoh:
Pemberdayaan masyarakat adalah suatu cara terbaik dalam pengelolaan wilayah pesisir secara
lestari (Dahuri1996)
3.2 Kutipan dari beberapa Acuan
Semua acuan dapat ditulis dalam teks dengan memakai satu tanda kurung dibatasi dengan semi-kolom. Contoh:
(Brown1878;Gordon1975;Meares1967;Pribram etal. 1974;Thorne1972)
3.3 Sumberkedua
Umumnya kita tidak membaca sumber aslinya tetapi membaca dari sumber lainnya (sumber
kedua) yang mengutip sumber aslinya
Dalam (Dahuri etal.1996) ada kutipan sebagai berikut pada halaman11:
“Seringkali keterpaduan yang diartikan sebagai koordinasi antara tahapan pembangunan di
wilayah pesisir dan lautan yang meliputi : pengumpulan dan analisis data, perencanaan,
implementasi dan kegiatan konstruksi (Sorensen dan McCreary 1990)”
Bagi Dahuri,cs buku Sorensen cs adalah sumber pertamanya.Bagaimana Anda yang tidak
mempunyai bukunya Sorensen cs,tetapi ingin mengutip statemen diatas,yang ada dalam
bukunya Dahuri cs.Bagaimana acuan ini masuk dalam teks Anda.
Sumber pertama kita adalah Dahuri etal.,dan tidak membaca bukunya Sorensen dan McCreary,
maka ditulis dalamt eks Anda sebagai beri
“……suatu studi oleh Sorensen & McCreary (1990) (dikutip dalam Dahuri, et al. 1996, halaman
11), mengatakan….” Atau
“…….Suatu studi oleh Sorensen & McCreary (1960), dalam Dahuri, et al.(1996), mengatakan
………
Dalam kedua contoh,yang masuk dalam Daftar Acuan sebagai entry adalah Dahuri,
R……………...1996.), bukan Sorensen J.C.dan S.T.McCreary.1990.
karena kalau Anda mempunyai dokumen Sorensen cs,tentunya Anda dapat langsung mengutip
dari sumber pertamanya.
3.4 Jika Penulis/Penulis - penulis/Lembaga yang sama menerbitkan dokumentasi pada tahun yang berlainan atau tahun yang sama,maka entry pada Daftar Acuan ditulis sekali pada awal
Penulis/Penulis-penulis/Lembaga tersebut pertama kali masuk dalam entry. Berikutnya nama
penulis/penulis-penulis/lembaga tsb ditulis hanya dalam bentuk garis saja,kemudian titik diikuti
dengan tahun yang berlainan,atau jika tahunnya sama maka diberi index a, b,d dst untuk
dokumentasi yang berlainan.
Contoh1:
Matsuno,M. 1986. Quasi-Geostrophic Motions in Equatorial Area. Journal of the Meteorological
Society of Japan. 44(1) : 25-42
____________.1987. MeteorologyDynamics. Dan seterusnya
Penjelasan : garis disini artinya penulis yang sama dengan judul makalah yang lain
Contoh2:
Romijn,M.A. 1977a. Primer for the production of Landsat colour composites. ITC Journal 3:545 - 556
_____________. 1977b.Colour composite printing of multipsectral photographs.dst……
Penjelasan: Penulis yang sama membuat 2 makalah dalam tahun yang sama dan diacu dalam tulisan.
Dalam teks tetap ditulis dengan nama penulis dan tahun dengan index a,b ds.Misalnya:
……….(Romijn 1977a),ditempat lain dalam teks diacu penulis yang sama tetapi tahun yang
berlainan. Misalnya “……….(Romijn 1977b)….
Referensi :
Featherstone, W.E. 1996. Thesis Requirements for Honors, Masters and Doctoral Students. Curtin
University, Perth, Australia
Phillips, E.M., and D.S. Puch.1994. How to Get a PhD.Open University Press. Buckingham,UK
Rais, J. 2011. Tata Cara Penulisan Baku Daftar Acuan (References), dan Daftar Pustaka (Bibliography) Dalam Makalah Ilmiah, Thesis, Disertasi. http://edi_mp.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20476/Tata+Cara+Penulisan+Pustaka.pdf
Demikian hasil rangkuman saya mengenai, mohon masukan atas segala kekurangan. Terimakasih.
Tata Cara Penggunaan & Penulisan Referensi dalam Penulisan Karya Ilmiah
Share Minded
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Twitter
Facebook
Flickr
RSS
1 komentar: (+add yours?)
artikel bagus, kunjungi balik ya
referensi bebas
Posting Komentar